Cakalang Dan Udang Vaname Produk Perikanan Indonesia Yang Banyak Diekspor

Dari information teranyar yang dirilis oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia mengekspor produk perikanan mati sebanyak 81.916,31 ton selama Maret 2017.
Sedangkan kuantitas volume ekspor produk perikanan hidup berasal dari Indonesia sebanyak 509.887.680 ekor. Total impor Indonesia terhadap produk perikanan mati capai 37.424,34 ton terhadap bulan Maret 2017. Sedangkan kuantitas volume impor produk perikanan hidup sebanyak 23.375 ekor.  Apabila juga bisa dengan mudah lhoo mendapatkan ikan yang bagus anda bisa dapatkan di Produsen Ikan Laut

Didapati fakta menarik, Indonesia mengimpor lumayan banyak induk udang Vannamei berasal dari Amerika Serikat. Namun, kuantitas volume ekspor udang Vannamei berasal dari Indonesia ke Amerika terhitung terlampau tinggi. Adapun kategori produk perikanan hidup yang paling banyak diekspor Indonesia ke negara lain terhadap bulan Maret 2017, sebagai tersebut :

– Benih bandeng 497.768.000 ekor (97,62 % berasal dari keseluruhan volume ekspor produk perikanan hidup).
– Negara obyek utama yakni Filipina (77,86 %), Taiwan (19,95 %), dan Singapura (1,67 %).
– Ikan Hias Air Laut 4.444.610 ekor (0,87%). Negara obyek utama yakni China (15,13 %), Amerika Serikat (6,67%), dan Singapura (5,5 %).
– Ikan Hias Air Tawar 3.584.174 ekor (0,70%). Negara obyek utama yakni Jepang (19,75 %), Singapura (16,78 %), Amerika Serikat (12,34 %), Jerman (7,66 %), dan China (6,24 %).
– Benih Kerapu 738.995 ekor (0,14%). Negara obyek utama Vietnam (42,95 %), Malaysia (17,13 %) dan Taiwan (7,56 %).
– Kepiting 571.459 ekor (0,11%. Negara obyek utama Malaysia (58,49 %), Singapura (17,86 %), Hong Kong (11,80 %) dan China (10,80 %).
– Udang Hias 323.530 ekor (0,06 %). Negara obyek utama Jepang (19,47 %), Amerika Serikat (10,45 %), Britania Raya (7,83 %), Jerman (7,66 %) dan China (6,24 %).
– Benih Kerapu Cantang 308.715 ekor (0,06 %). Negara obyek utama yakni Malaysia (59,47 %), Thailand (19,80 %), dan Singapura (13,93 %).
– Ikan Kerapu 308.120 ekor (0,06 %). Negara obyek utama Hong Kong (76,67 %), Malaysia (15,27 %), Singapura (7,57 %).

Kategori produk perikanan mati yang paling banyak diekspor Indonesia ke negara lain terhadap bulan Maret 2017, sebagai tersebut :

1. Ikan Cakalang 8.137,04 ton (9,93 % berasal dari keseluruhan volume ekspor produk perikanan mati).
Negara obyek utama Jepang (49,87 %), Thailand (17,14 %), Spanyol (6,61 %), dan Italia (5,78 %).

2. Udang Vaname 6.655,42 ton (8,13 %). Negara obyek utama Amerika Serikat (70,50 %), Jepang (10,94%), dan Vietnam (5,06 %).

3. Ikan Tuna 6.267,44 ton (7,65%). Negara obyek utama Amerika Serikat (17,26 %), Thailand (16,28 %), dan Jepang (11,44 %).

4. Ikan Beku 6.144,03 ton (7,50% ). Negara obyek utama China (27,66 %), Vietnam (13,80 %), dan Taiwan (12,10 %).

5. Cumi-cumi 5.579,32 ton (6,81 %). Negara obyek utama China (42,25 %), Vietnam (20,40 %) dan Taiwan (14,24 %).

Impor komoditas perikanan hidup terbanyak ke Indonesia selama Maret 2017 adalah :

1. Ikan Cichlid 19.240 ekor (82,31 %) yang semuanya diimpor berasal dari Taiwan.

2. Ikan Koi 1.487 ekor (6,36 %) yang semuanya diimpor berasal dari Jepang.

3. Lobster 1.126 ekor (4,82 %) yang diimpor berasal dari Kanada (73,36 %) dan Amerika Serikat (26,64 %).

4. Induk Udang Vannamei 1.114 ekor (4,77 %) yang semuanya diimpor berasal dari Amerika Serikat. Anda juga dapat memesan ikan pada kami lhoo segeralah kunjungi Supplier Ikan Ekspor

Impor komoditas perikanan non-hidup terbanyak ke Indonesia selama Maret 2017 adalah:

1. Ikan beku 10.153,29 ton (27,13%) yang diimpor terbanyak berasal dari negara China (88,69 %), Pakistan (2,90 %) dan Vietnam (2,46 %).

2. Ikan makarel 9.233,06 ton (24,67 %) yang diimpor terbanyak berasal dari negara China (83,49 %) dan Jepang (12,00 %).

3. Ikan sarden 6.192,43 ton (16,55%) yang diimpor terbanyak berasal dari negara Oman (51,93 %), Pakistan (29,03 %) dan China (11,07 ).

4. Bahan Baku Pakan 3.020,46 ton (26,47 %) yang diimpor terbanyak berasal dari negara Amerika Serikat (63,50 %), Peru (16,51 %) dan Vietnam (7,01 %).

5. Tepung Ikan 2.407,39 ton (6,43%) yang diimpor terbanyak berasal dari negara Thailand (59,22 %), Mauritania (8,31 %), Peru (8,31 %) dan Vietnam (7,79 %).

6. Ikan Tenggiri 1.770,44 ton (4,73%) yang semuanya diimpor berasal dari China.

7. Tepung Cumi 1.659 ton (4,43%) yang diimpor berasal dari Korea Selatan.

About The Author

Add Comment